Total Tayangan Halaman

About

Kamis, 08 Maret 2012

Ruang lingkup kebijakan IT

Analisis Pemetaan Teknologi Informasi pada
Unit-Unit yang ikut Reorganisasi
Berdasarkan hasil pemetaan dari tabel 1 sampai dengan tabel 3,kemampuan pengelolaan SI dan TI di Departemen

Keuangan, dapat dirangkum sebagai berikut:
1. Beragamnya jenis dan merek hardware, software dan
infrastruktur TI yang digunakan. Hal ini berpotensi
menimbulkan kesulitan jika dilakukan pertukaran data;
2. Pengembangan sistem informasi dilakukan berdasarkan
kebutuhan parsial dari masing-masing unit kerja dan tidak
direncanakan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang
komprehensif;
Analisis Pemetaan Teknologi Informasi pada Unit-
Unit yang ikut Reorganisasi

3. Banyak unit kerja hanya melakukan operasi otomatisasi
perkantoran dengan menggunakan paket program. Pada
kegiatan ini, sistem untuk memasukkan input data dan
pembuatan laporan masih manual;
4. Orientasi penggunaan komputer di sebagian besar unit kerja
adalah terbatas pada pengolahan data untuk menghasilkan
laporan. Padahal spektrum penggunaan komputer lebih luas
dari itu, misalnya: untuk pertukaran data, manipulasi data,
kolaborasi informasi, alat pengambilan keputusan oleh
pimpinan dan lain-lain;

Analisis Pemetaan Teknologi Informasi pada
Unit-Unit yang ikut Reorganisasi

5. Sebagian besar data yang digunakan bersumber dari luar unit
kerja yang diterima secara manual atau semi otomatis.
Kemajuan TI saat ini, memungkinkan pengiriman data secara
otomatis menggunakan infrastruktur jaringan;
6. Data yang dihasilkan, diolah dan disimpan masih bersifat
parsial, sehingga terjadinya duplikasi penyimpanan data
(redundant);
7. Pembangunan jaringan komunikasi data dirancang
berdasarkan kebutuhan masing-masing unit kerja, tanpa
memperhatikan kebutuhan integrasi.

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan untuk
Diputuskan dalam kebijakan TI
Berdasarkan hasil dan analisis pemetaan yang dilakukan,
maka dalam menentukan kebijakan TI sehubungan
dengan reorganisasi, perlu dipertimbangkan untuk
diputuskan hal-hal sebagai berikut:
1. Sistem Aplikasi
2. Manajemen Data
3. Infrastruktur
4. Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi
Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan untuk
Diputuskan dalam kebijakan TI

1. Sistem Aplikasi
a. Sistem aplikasi mana di antara sistem yang ada saat ini akan
terus dipelihara, mungkin perlu dilakukan penyesuaian atau
penyempurnaan;
b. Sistem aplikasi mana di antara sistem yang ada saat ini akan
dihentikan penggunaannya karena tidak sesuai lagi;
c. Sistem aplikasi mana di antara sistem yang ada saat ini harus
diganti dengan sistem baru;
d. Sistem aplikasi mana di antara sistem yang ada saat ini harus
dipadukan ke dalam sebuah sistem baru;
e. Sistem aplikasi apa yang harus dibangun, karena masih
banyaknya kegiatan yang dilakukan secara manual.
Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan untuk
Diputuskan dalam kebijakan TI
2. Manajemen Data
a. Bagaimana data yang ada saat ini akan dipelihara, dan unit
kerja yang mana akan melakukannya;
b. Bagaimana data dipertukarkan antar unit yang ada;
c. Dari beberapa data yang ada saat ini, data mana yang perlu
dipadukan dan unit kerja mana yang akan melakukannya;
d. Dari berbagai jenis data yang ada, laporan bagaimana yang
dapat dibuat dari hasil perpaduan data.
Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan untuk
Diputuskan dalam kebijakan TI
3. Infrastruktur
a. Dari berbagai jenis dan kapasitas infrastruktur yang ada saat
ini, infrastruktur mana yang sesuai dengan jenis pekerjaan
dan sistem apa yang tepat digunakan;
b. Penempatan infrastruktur yang ada pada unit lama ke unit
baru harus memperhatikan fungsi dan beban
pekerjaan/tugas unit baru tersebut;
c. Bagaimana memadukan berbagai jenis H/W (hardware), S/W
(software) dan N/W (netware) yang ada pada unit lama ke
unit baru;
d. Bagaimana meningkatkan kemampuan H/W, S/W, dan N/W
yang ada agar fungsinya dapat bekerja secara optimal.
4. Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi
a. Bagaimana melakukan inventarisasi dan assessment SDM
TI
b. Bagaimana menempatkan pegawai yang memiliki
kemampuan dalam bidang TI ke dalam unit kerja yang baru.
c. Bagaimana memanfaatkan pegawai yang memiliki
kemampuan TI ke bidang tugas / pekerjaan yang
membutuhkan pembangunan / pengembangan sistem
aplikasi komputer.
Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan untuk
Diputuskan dalam kebijakan TI
1. Sistem Aplikasi
a. Apabila suatu unit kerja lama pemilik sistem aplikasi setelah
reorganisasi menempati unit kerja baru, maka sistem aplikasi
yang ada tetap dimanfaatkan dan dikelola oleh unit kerja
yang bersangkutan;
b. Apabila suatu unit kerja lama pemilik sistem aplikasi setelah
reorganisasi dipecah menjadi dua unit kerja baru yang
berbeda, maka dalam jangka pendek sistem aplikasi yang
ada dipilah-pilah berdasarkan fungsi dari kedua unit kerja
baru, kemudian sistem aplikasi hasil pilahan berikut
dokumentasinya diserahkan kepada masing-masing unit
kerja baru tersebut, sedangkan dalam jangka panjang pada
kedua unit kerja baru dapat membangun sistem aplikasi
baru;
Usulan Kebijakan Teknologi Informasi dalam rangka
reorganisasi
c. Apabila suatu unit kerja baru merupakan penggabungan dari
beberapa unit kerja lama, dimana masing-masing unit kerja
telah memiliki sistem aplikasi, maka dalam jangka pendek
perlu dibuat sistem aplikasi interface agar setiap sistem
aplikasi tersebut dapat saling berhubungan, sedangkan
dalam jangka panjang sistem aplikasi - sistem aplikasi
tersebut perlu diintegrasikan atau dibangun sistem aplikasi
baru;
d. Apabila reorganisasi membentuk unit kerja baru yang
membutuhkan sistem aplikasi, maka unit kerja baru tersebut
dapat membangun sistem aplikasi baru.
Usulan Kebijakan Teknologi Informasi dalam rangka
reorganisasi
Usulan Kebijakan Teknologi Informasi dalam rangka
reorganisasi
2. Manajemen Data
a. Apabila suatu unit kerja lama pemilik data setelah
reorganisasi menempati unit kerja baru, maka data yang ada
tetap dimanfaatkan dan dikelola oleh unit kerja yang baru
tersebut;
b. Apabila suatu unit kerja lama pemilik data setelah
reorganisasi dipecah menjadi dua unit kerja baru yang
berbeda, maka dalam jangka pendek data yang ada dipilahpilah
berdasarkan fungsi dari kedua unit kerja baru,
kemudian data hasil pilahan berikut kamus datanya
diserahkan kepada kedua unit kerja baru tersebut,
sedangkan dalam jangka panjang pada kedua unit kerja
baru dapat mendesain database baru;
Usulan Kebijakan Teknologi Informasi dalam rangka
reorganisasi
c. Apabila suatu unit kerja baru merupakan penggabungan dari
beberapa unit kerja lama, dimana masing-masing unit kerja
telah memiliki data, maka dalam jangka pendek harus dibuat
sistem aplikasi interface agar data yang ada dapat saling
berhubungan, sedangkan dalam jangka panjang data dapat
diintegrasikan dalam database baru;
d. Apabila reorganisasi membentuk unit kerja baru yang
membutuhkan sistem aplikasi yang menggunakan database,
maka unit kerja baru tersebut dapat mendesain database
baru.
Usulan Kebijakan Teknologi Informasi dalam rangka
reorganisasi
3. Infrastruktur
a. Apabila suatu unit kerja lama pemilik sistem aplikasi dan
data setelah reorganisasi menempati unit kerja baru, maka
seluruh infrastruktur yang terkait dengan sistem aplikasi dan
data yang ada harus dibawa dan dikelola oleh unit kerja
yang baru.
b. Apabila suatu unit kerja lama pemilik sistem aplikasi dan
data setelah reorganisasi dipecah menjadi dua unit kerja
baru yang berbeda, maka bila memungkinkan
infrastrukturnya dan datanya dipilah-pilah berdasarkan
kebutuhan dari sistem aplikasi, untuk diserahkan kepada
kedua unit kerja baru tersebut. Apabila infrastruktur tidak
memungkinkan untuk dipilah-pilah, maka seluruh
infrastruktur tersebut diserahkan ke salah satu unit kerja
baru sedangkan unit kerja baru lainnya dapat mengadakan
infrastruktur baru;
Usulan Kebijakan Teknologi Informasi dalam rangka
reorganisasi
c. Apabila suatu unit kerja baru merupakan penggabungan dari
beberapa unit kerja lama, dimana masing-masing unit kerja
telah memiliki sistem aplikasi dan data, maka infrastruktur
yang terkait dengan sistem aplikasi dan data tersebut
dibawa ke unit kerja yang baru untuk diintegrasikan;
d. Apabila reorganisasi membentuk unit kerja baru yang
membutuhkan sistem aplikasi dan database, maka
infrastrukturnya diadakan melalui pengadaan baru.
Usulan Kebijakan Teknologi Informasi dalam rangka
reorganisasi
4. Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi
Setiap unit kerja baru yang mengelola sumber daya TI sedapat
mungkin memanfaatkan sumber daya manusia TI dari unit
kerja lama pemilik sumber daya TI sebelumnya.
Kebijakan reorganisasi
Pusat Analisa Penerimaan Pajak,
Kepabeanan dan Cukai, dan Penerimaan
Bukan Pajak pada BAPEKKI
New
Dit. PKN pada DJA dan Pusat Akuntasi
BMKN pada BAKUN bergabung menjadi Dit.
Manajemen Aset pada Ditjen.
Perbendaharaan
Merge
Dit. PA I dan PA II pada DJA, fungsi
perencanaan anggaran pindah ke Dit. PA I
dan PA II pada DJAPK dan fungsi realisasi
anggaran pindah ke Dit. Pelaksanaan
Anggaran pada Ditjen. Perbendaharaan
Split
PMON pada Setjen pindah menjadi Dit.
Manajemen Obligasi Pemerinteh pada Ditjen.
Perbendaharaan
Move
Unit Lama Baru Contoh
Kerja
A A
A A
B B
A A
B B
X
Contoh Sistem Aplikasi Interface
Aplikasi A Aplikasi B Aplikasi A Aplikasi B
Interface
RReepoprotr tA A RReepoportr tB B RReepoportr tA A’ ’ RReeppoortr tB B’ ’ RReepoportr tn n
TERIMA KASIH

Rabu, 29 Februari 2012

Membuat Wifi dengan android

Android memang luar biasa. Banyak sekali hal yang bisa kita lakukan dengan gadget yang satu ini. Kali ini saya akan membahas salah satu fitur Android yang berhubungan dengan jaringan Internet. Dulu saya sudah pernah menjelaskan bagaimana Cara Membuat Android menjadi Modem PC dengan menyambungkan nya dengan kabel data dan dengan aplikasi tambahan PDANet.

Nah, kali ini saya akan membahas tentang Cara Mudah Membuat Android sebagai Router Wifi. Mungkinkah Android kita dijadikan router wifi seperti halnya laptop? Jawabannya sudah pasti Ya sangat mungkin. Karena pada dasarnya Android mempunyai spesifikasi yang mirip dengan laptop, jadi hal itu pun mungkin untuk dilakukan.

Dengan menjadikan Android sebagai Router Wifi / Portable Wifi hotspot, memungkinkan anda untuk mengakses internet dengan perangkat lain misalnya Laptop atau Android lainnya dengan menggunakan sinyal Wifi dari Android yang anda jadikan Router itu. Android yang anda jadikan Router itu menggunakan koneksi internet dari provider / operator selular yang anda gunakan. Jadi saya sarankan agar anda berlangganan paket internet dulu supaya pulsa tidak tersedot habis.

Namun tidak semua Android bisa dijadikan Router Wifi / Portable Wifi hotspot. Fitur Portable Wifi hotspot hanya tersedia pada Android dengan versi 2.2 (Froyo) ke atas. Jadi untuk bisa melakukan hal ini paling tidak android anda harus sudah di upgrade ke versi 2.2 (Froyo).
Bagaimana Caranya?

Caranya sangat mudah. Yang perlu anda siapkan adalah Android dengan versi 2.2 keatas dan perangkat lain yang bisa menangkap sinyal wifi, misalnya laptop. Dalam hal ini saya menggunakan Android Xperia X10i versi 2.33 (Gingerbread) dan laptop Toshiba.

Berikut langkah-langkah membuat android menjadi Router Wifi :

1. Pada Android anda masuk ke Settings –> Wireless & Networks –> Tethering & Portable Hotspot –> Check / Centang Portable Wi-Fi Hotspot. Silakan lihat gambar dibawah ini.

Portable Wifi tether Android portable wifi tether android

2. Akan muncul Pop-up Configure Wi-Fi Hotspot seperti gambar berikut.

portable wifi tether android portable wifi tether android

3. Isi Network SSID dengan nama untuk wifi anda.

4. Ada 2 jenis security. Anda bisa memilih yang menggunakan password dan yang tanpa password.

5. Jika anda memilih yang menggunakan password (WPA2 PSK) maka isi password pada kotak dibawahnya minimal 8 karakter. Jika anda mengisi kurang dari 8 karakter maka akan ditolak.

6. Klik Save dan sekarang Android anda sudah menjadi Router Wifi.

7. Coba anda cek sinyal wifi nya dari perangkat lain, misalnya laptop. Coba anda connect dengan sinyal tersebut dan jangan lupa isikan password yang tadi anda masukkan pada Android anda.

8. Buka web browser dan selamat berselancar :)

Mudah sekali bukan? Selamat mencoba!

Sabtu, 25 Februari 2012

TROJAN REMOVER

Trojan Remover


Menghapus Trojan dari komputer benar-benar kacang sulit untuk retak, tapi itu tidak mungkin! Seperti situs-situs lain banyak, trojanremovers.net adalah sangat-canggih berorientasi solusi situs web di mana Anda dapat menemukan jawaban atas semua pertanyaan Anda dengan proses langkah-demi-langkah. Ketika datang untuk penghapusan virus Trojan, Anda perlu mengikuti panduan ini untuk benar menyingkirkan dari PC Anda:

Identifikasi Trojan untuk penghapusan virus Trojan

Penghapusan Trojan mengharuskan Anda untuk benar mendiagnosa, apakah sistem Anda terinfeksi dengan Trojan. Jika sistem anda memberikan sinyal apa pun seperti itu, maka itu berarti Anda memiliki masalah ini. Identifikasi malware tidak begitu sulit, karena ada beberapa tanda-tanda vital infeksi Trojan, yang meliputi kinerja lambat, Windows menutup telepon, kegagalan. Chkdisk, henti menerjang, dan reboot.

Dalam cara yang sama, komputer Anda pada akhirnya akan menunjukkan Anda bahwa beberapa aktivitas abnormal yang terjadi di beberapa aplikasi. Ini kesalahan tertentu ini dikenal sebagai. DLL kesalahan. Ini berarti bahwa jika Anda dapat memahami sifat dari kesalahan DLL, Anda dapat memahami dan memecahkan Trojan ini “bagaimana untuk menyingkirkan Virus Trojan” hal.

Cara menghapus virus Trojan

Untuk penghapusan Trojan virus, Anda harus menampilkan file yang tersembunyi. Ini terbukti bahwa menampilkan manual file tersembunyi adalah tidak begitu mudah dilakukan. Anda dapat melakukannya melalui beberapa anti malware atau anti spyware yang dapat diandalkan, tapi tetap saja, Anda harus melakukan beberapa upaya untuk menampilkan semua file yang tersembunyi mematikan. Cukup ikuti urutan logis untuk menghapus Trojan, yang dimulai dengan menutup semua program.

Kemudian, pergi ke “komputer saya,” pilih “alat” menu dan klik pada tab “view” untuk memulai proses penghapusan virus Trojan. Setelah Anda selesai dengan itu, Anda perlu untuk mengklik pada “menampilkan” isi dari folder. Di bawah pilihan file tersembunyi, Anda bisa “matikan” ekstensi file tersembunyi. Anda hampir selesai! Sekarang, pilih “menerapkan” dan “me-restart” sistem anda.

Hentikan semua proses Trojan

Sekarang, saatnya untuk berpikir tentang cara menghapus Trojan? Pada langkah ini, Anda harus menjalankan windows Anda ke mode aman dan setelah Anda selesai, Anda dapat membuka task manager dengan hanya menekan Ctrl-Alt-Del. Di sini, Anda dapat menyorot proses dan mudah menghapusnya. Setelah beberapa menit penghapusan, Anda dapat klik pada pilihan, ini adalah bagaimana untuk menyingkirkan virus Trojan benar “proses akhir.”!

Mengedit registry dan menghapus virus Trojan sepenuhnya

Anda harus menghapus Trojan horse sepenuhnya, dan untuk melakukannya, Anda harus menghapus entri registri untuk menjaga sistem Anda bersih dan Trojan bebas. Dengan melakukan ini, Anda dapat mencegah sistem anda dari serangan di masa depan, sebagai Trojan akan tetap tidak dapat menginstal ulang sendiri ke PC Anda. Anda dapat menemukan nya “. Exe” file dalam folder “lari” dari registri komputer Anda. Dengan cara ini, Anda akan menyingkirkan secara permanen.

Anda harus mengikuti urutan logis untuk menghapus virus Trojan. Pertama, Anda harus mengklik pada Menu “Start”. Kemudian, pilih “Run” dan ketik “regedit” untuk menemukan kunci registri. Sekarang, Anda harus menghapus semua file exe, yang berhubungan dengan penghapusan Trojan kuda atau menghapus Trojan horse.. Ini merupakan cara lain bagaimana untuk menghapus Trojan.

Dalam rangka untuk menikmati penghapusan Trojan virus terbaik, cukup log on ke trojanremovers.net dan mendapatkan solusi ajaib untuk membersihkan PC anda dari segala macam Trojan. Juga, bergabung dengan kami untuk mendapatkan A Kelas-manual instruksi virus kuda Trojan removal online!

source: http://www.trojanremovers.net/trojan-virus-removal/
Tweaking dan tune up Windows 7
Posted on January 3, 2012 by MUHAMAD IKHSAN RAMLI

” Mempercepat waktu Booting Windows 7 ”

Waktu booting yang singkat tentu akan menyenangkan. Percepat waktu booting Windows 7 sobat dengan menambah jumlah processor yang berkerja saat booting, karena secara default processor yang bekerja hanya 1 buah. Langkah-langkahnya adalah:

1. Klik Start (logo Windows) dan ketikkan msconfig pada kotak Search program and files. Klik pada aplikasi yang muncul atau langsung saja tekan Enter.

2. Pilih tab Boot dan klik Advance options…

3. Pada jendela baru yang muncul, centang radio Number of processors, kemudian pilih jumlah yang diinginkan. 2 processor sudah sangat baik, namun bisa saja sobat memilih angka yang lebih tinggi sesuai dengan jumlah core (4 atau 8).

4. Klik OK dan Apply. Setting ini akan berlaku setelah komputer direstart.

” Kurangi program yang bekerja pada StartUp Windows 7 ”

meningkatkan kinerja windows 7Aplikasi yang bekerja pada StartUp Windows akan secara berjalan secara otomatis saat komputer dinyalakan. Itu artinya komputer membutuhkan waktu tambahan untuk membuka program-program tersebut di background. Padahal tidak semua aplikasi tersebut digunakan (bahkan ada yang tidak pernah digunakan sama sekali, :D ), misalnya printer tool, photo tools, dan sebagainya. Coba sekali-kali dicek, apakah program-program yang terdapat pada StartUp sobat memang perlu untuk dijalankan secara otomatis atau tidak. Jika tidak, lebih baik dihapus saja dari StartUp dan membukanya secara manual jika ingin menggunakannya.

Untuk memeriksa Windows StartUp, caranya adalah sebagai berikut:

1. Klik Start (logo Windows) kemudian pada kotak Search ketikkan msconfig. Tekan Enter.

2. Pilih tab Startup. Setelah itu akan tampil daftar program yang berjalan otomatis saat komputer start. Hilangkan tanda centang untuk menonaktifkan program yang tidak perlu.

3. Jika telah selesai, klik OK.

Sekarang sobat tidak perlu melakukan terlalu bannyak “refresh” saat komputer baru dinyalakan :D . Restart komputer untuk mengetes perubahannya.

” Mengurangi Visual Effect Windows 7 “

Tampilan yang menarik dan menggunakan efek khusus selalu berbanding terbalik dengan performa. Mereka seakan bermusuhan :D . Kurangi sedikit efek-efek yang kurang penting, khususnya yang sangat berpengaruh terhadap kecepatan Windows 7. Diantaranya adalah efek-efek seperti:

* Animate windows when minimizing and maximizing

* Enable transparent glass

* Fade or slide menus into view

* dll, :)

Dari kesemuanya, menonaktifkan “Animate windows when minimizing and maximizing” adalah yang paling disarankan, karena akan mempercepat perpindahan antar window satu ke window lainnya. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Klik Start (logo Windows) kemudian ketikkan SystemPropertiesPerformance pada kota Search. Klik aplikasi yang muncul atau tekan Enter.

2. Pada tab Visual Effects, hilangkan centang pada radio Animate windows when minimizing and maximizing. Perhatikan juga pada pilihan-pilihan lainnya. Jika sobat ingin menghilangkan efek-efek lain yang dirasa kurang perlu maka hilangkan saja tanda centangnya.

3. Setelah itu klik OK.

” Nonaktifkan sistem Index Search di Windows 7 “

Windows 7 akan melakukan indexing pada setiap file yang terdapat pada komputer. Ini dimaksudkan untuk mempercepat proses saat kita melakukan searching (pencarian) melalui Windows Explorer. Kenyataannya, sangat jarang kita menggunakannya, karena paling tidak kita mengetahui semua letak file yang tersimpan pada komputer kita. Dalam artian, sangat jarang kita harus menggunakan mode search di komputer sendiri.

Proses Indexing oleh Windows 7 bekerja setiap waktu dan memakai sejumlah memori (baca: mengurangi performa). Terlebih lagi, proses ini membutuhkan space tersendiri di hardisk untuk menyimpan file yang terindeks. Semakin banyak file di dalam komputer maka semakin banyak pula kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan. Singkatnya, menonaktifkan proses indexing akan lebih baik.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Klik Start (logo Windows) kamudian ketikkan Services.msc pada kota Search. Tekan Enter.

2. Pada jendela yang muncul, cari Windows Search (tersusun menurut abjad).

3. Kemudian klik kanan pada Windows Search dan pilih Stop atau Disable.

” Memindahkan Font Windows 7 yang tidak digunakan “

Font yang terinstal di komputer umumnya mencapai angka ribuan. Pertanyaannya, berapa persen sih yang sering digunakan? Kecuali sobat sering bermain di CorelDraw atau aplikasi design grafis lainnya untuk keperluan bisnis, maka tentu font-font ini sangat jarang tersentuh. Semua font tersebut akan ter-load oleh Windows 7. Untuk mengoptimalkan kinerja Windows 7, pindahkan font-font tersebut (yang tidak terpakai) dari file system. Langkahnya adalah seperti di bawah ini:

1. Buka Control Panel (Klik Start dan pilih Control Panel, atau buka melalui Windows Explorer), kemudian pilih folder Fonts.

2. Buat folder baru untuk mem-back up atau memindahkan font-font yang tidak terpakai.

3. Pilih dan pindahkan (cut & paste) font-font yang tidak terpakai ke folder back up yang baru dibuat. Tidak perlu dihapus, karena mungkin suat saat dibutuhkan. Untuk menggunakannya kembali, cukup copy & paste font yang diinginkan tersebut ke folder Fonts yang ada di Control Panel.

” Mempercepat proses Shutdown Windows 7 “

Yah, walaupun proses shuting down Windows 7 cukup cepat, tidak ada salahnya untuk membuatnya lebih cepat lagi, sehingga sobat tidak perlu menunggu terlalu lama sebelum komputer atau laptop benar-benar mati. Caranya adalah:

1. Klik Start (logo Windows) kemudian ketikkan regedit pada kotak Search. Tekan Enter.

2. Cari dan buka HKEY-LOCAL_MACHINE >> SYSTEM >> CurrentControlSet >> Control.

3. Pada konten yang terdapat pada bagian kanan, klik kanan pada WaitToKillServiceTimeOut. Kemudian ubah nilainya menjadi lebih kecil.

4. Secara default nilanya adalah 12000 (12 detik). Memperkecil nilainya akan mempercepat proses shutdown komputer.

5. Klik OK atau tutup regedit. Restart komputer untuk mengetes perubahannya.

” Tips tambahan untuk mempercepat kinerja Windows 7 “

Di atas tadi adalah langkah utama mempercepat kinerja Windows 7. Namun, selain tips dan trik di atas, masih ada beberapa tips lainnya untuk mempercepat kinerja Windows 7. Di antaranya adalah:

1. Secara rutin mengecek dan menghapus file di Recycle Bin. Cukup klik kanan pada Recycle Bin (di desktop) dan pilih Empty Recycle Bin.

2.Melakukan Defragment hardisk setiap 2 atau 3 bulan sekali. Jika diterangkan mungkin lumayan panjang. So, cari saja tutorialnya di mbah Google. Bisa juga dengan menggunakan software defrag gratisan yang banyak berserakan di internet.

3. Gunakan software tweaking komputer seperti CC Cleaner, PCBoost, TuneUp Utilities (saya pake ini :D ), dan sejenisnya. Sangat membantu dan menghemat waktu.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews